Setelah melahirkan, Anda perlu memperhatikan jenis makanan
yang Anda konsumsi. Selain dianjurkan mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi
untuk memulihkan kondisi fisik yang lemah setelah bersalin, Anda juga perlu
menghindari beberapa pantangan makanan terutama pada masa -masa pemulihan
(selama 40 hari setelah melahirkan).
Pantangan makanan setelah melahirkan ada
beberapa jenis. Pelanggarannya pun dapat menyebabkan dampak yang berbeda-beda.
Berikut ini daftar pantangan makanan setelah melahirkan dan dampaknya :
1. Makanan Pedas
Jenis makanan yang dipantang setelah
melahirkan yang pertama adalah makanan-makanan pedas. Sambal, cabai, merica,
dan sejenisnya, bila dikonsumsi setelah hamil bisa mengakibatkan bayi yang
disusui terganggu sistem pencernaannya. Jika si ibu makan-makanan pedas,
otomatis air susunya juga akan berasa pedas. Jika air susu ini diminum oleh
bayi yang baru dilahirkan, maka bayi tersebut kemungkinan akan diare dan
mencret.
2. Makanan Berminyak
Pantangan makanan setelah melahirkan selanjutnya
adalah makanan berminyak. Minyak atau makanan berlemak bila dikonsumsi saat
setelah bersalin diyakini dapat memperlambat penyembuhan luka, baik luka pada
kemaluan si ibu maupun luka pada potongan pusar si bayi. Meski banyak dokter
membantah keyakinan tersebut, namun pada kenyataannya pantangan makanan satu
ini memang terbukti. Anda dianjurkan makan makanan yang diolah tanpa minyak
atau diolah dengan sedikit minyak.
3. Makanan Asam Makanan asam
Makanan Asam ternyata juga pantang
untuk dikonsumsi ibu yang baru saja melahirkan. Alasannya, selain karena bisa
membuat si bayi yang menyusu menderita perut kembung dan diare, makanan ini
juga dapat membuat rahim si ibu yang belum pulih benar menjadi bengkak dan
sakit. Perhatikan betul pantangan satu ini jika Anda ingin Anda dan buah hati
Anda tetap sehat.
4. Telur dan Ikan Asin
Merupakan
salah satu pantangan makanan setelah melahirkan yang wajib dihindari. Meski
nilai gizinya dapat memulihkan kondisi fisik tubuh yang lelah, namun proteinnya
yang tinggi bisa membuat luka akibat persalinan terasa gatal dan menjadi lama
sembuhnya. Bukan hanya untuk si ibu, si bayi yang mengkonsumsi air susu ibunya
juga akan mengalami hal serupa. Luka di pusarnya akan terus basah dan tidak
lekas kering.
5. Ikan Berpatil
Bagi sebagian besar masyarakat Jawa, ikan-ikan
yang memiliki patil atau alat sengat juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi
oleh wanita yang baru saja melahirkan. Makanan jenis ini dipercaya dapat
membuat si ibu hamil mengalami sakit seperti ditusuk-tusuk duri dalam rahimnya.
Anda boleh mempercayai mitos ini, tapi boleh juga tidak. Tapi yang jelas,
beberapa kejadian memang pernah membuktikan hal ini.
6. Kopi
Jika tidak ingin
bayi Anda terus menangis karena gelisah, batasilah konsumsi kafein Anda. Kafein
dalam kopi memang bisa meningkatkan semangat dan konsentrasi Anda, namun jika
ia mengalir dan diminum bayi Anda, si bayi mungkin akan terus gelisah dan mudah
lelah.
SEMOGA BERMANFAAT!








Tidak ada komentar:
Posting Komentar